Tim Artis Tundukkan Tim NBL di Final Party East Java DBL 2012



Meriah dan wah. Dua kata inilah yang pantas diucapkan saat penutupan rangkaian Honda Development Basketball League (DBL) 2012 East Java Series, pada Sabtu (9/6) lalu. Tak hanya pertandingan super tegang yang menyajikan final party East Java, sejumlah acara yang dihelat di DBL Arena juga meningkatkan euforia para penonton. Mulai aksi dance yang selalu menarik perhatian, kemudian pertandingan Men’s Biore Celebrity game yang membuat penonton tertawa tiada henti oleh aksi kocak para selebriti tanah air yang gila basket, serta penampilan Maliq & D’Essentials yang romantis. Tak ketinggalan juga show penutup yang sangat spektakuler, yakni aksi Bumblebee dan Optimus Prime, para punggawa di film Transformer yang ikut nge-dance di depan penonton.
Pada laga Men’s Biore Celebrity, menyajikan pertandingan Tim Happy Ballers yang digawangi Rico Ceper, Choky Sitohang, Ibnu Jamil, Richard Insane, Sandy Canester, Augie Fantinus, Yogi Finanda dan Bams Samsons melawan Tim Men’s Biore Selection Team yang diperkuat bintang-bintang NBL, seperti Yanuar Dwi Priasmoro (Bimasakti Malang), Oki Wira Sanjaya (Aspac Jakarta), Wijaya Saputra (CLS Knights Surabaya), Max Yanto (NSH GMC Riau).
Meski di atas kertas kualitas kedua tim bukan padanan yang imbang, bintang NBL yang professional dan artis penghobi basket, namun tim yang digawangi oleh bintang-bintang televisi Indonesia tersebut mampu menundukkan tim para pemain NBL dengan skor 27-14. Tak pelak, selain menghibur dengan wajah-wajah mereka yang sangat familier di layar teve, tim artis tersebut ternyata juga mampu menyajikan aksi yang berkualitas dalam pertandingan kali ini.
Nah, tibalah di pertandingan yang paling ditunggu, final antara SMAN 9 Surabaya melawan SMA Kolese Santo Yusup Malang. Pertandingan dari 2 daerah ini berjalan cukup dramatis, saling kejar-kejaran poin sering terjadi. Kosayu, sapaan akrab tim dari SMA Kolese Santo Yusup Malang sempat tertinggal 12 angka atas Songo -julukan SMAN 9 Surabaya- dengan poin 32-20 saat pertandingan berjalan separuh waktu.
Angka tersebut tidak bertahan lama, Kosayu justru dapat menyamakan kedudukan 52-52 pada 3 menit terakhir di kuarter ke-4. Bahkan, sampai 10 detik di akhir pertandingan, skor kedua tim masih imbang 60-60.
Namun, Songo memang mendapat spirit lebih dari sekitar 2500 Songo Mania (julukan suporter SMAN 9 Surabaya) yang memenuhi hampir seluruh tribun. Mereka memiliki tekad lebih untuk mengantarkan sekolahnya menjadi Champion East Java Series yang pertama kali.
Buktinya, di 2 detik terakhir, assist sempurna dari Shooting Guard Songo, yaitu I Komang Septian dapat diselesaikan dengan cantik oleh Vidi Firmansyah, guard Songo dan menambah 2 poin sebagai kemenangan mutlak Songo atas Kosayu Malang dengan skor akhir 62-60. Poin tersebut mengukuhkan Songo sebagai juara baru Honda Development Basketball League (DBL) 2012 East Java Series.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Penyesalan Tiada Arti

Blackberry dan Remaja

Keseruan Lomba Antarkelas di SMATAG Champion 2K12